Peran Orang Tua Dalam Perkembangan Anak Usia Dini Usia 1-5 Tahun

Peran Orang Tua Dalam Perkembangan Anak Usia Dini Usia 1-5 Tahun

Peran orang tua dalam perkembangan anak usia dini sangat penting. Perkembangan sosial-emosional pada masa kanak-kanak adalah kemampuan yang muncul pada anak usia 0-5 tahun untuk menjalin hubungan yang erat dan aman dengan orang dewasa dan teman sebaya sambil mengalami, mengelola, emosi dan ekspresi yang sesuai secara sosial dan budaya, serta dengan menjelajahi lingkungan sambil belajar.

Mengembangkan kemahiran anak Anda dalam perkembangan sosial dan emosional pada usia dini akan terbukti sangat penting bagi keberhasilan mereka melalui tantangan akademik di sekolah dan kemudian di masa dewasa. Hal ini juga diakui oleh banyak profesional perkembangan anak dari berbagai latar belakang. Menurut mereka, perkembangan emosi dan sosial yang positif di masa kanak-kanak sangat penting untuk kesehatan anak Anda secara keseluruhan.

Tahapan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini

1. 1-2 tahun

Di usia ini, anak Anda tidak takut untuk mengekspresikan dirinya, entah itu dengan tawa atau amukan yang tak terkendali. Oleh karena itu, peran ibu atau pengasuh sangat penting untuk membantu anak memahami apa yang terjadi sekaligus mengarahkan emosinya. Selain itu, selain meningkatkan mobilitasnya, beri dia ruang untuk menjelajah. Jadi dia lebih percaya diri untuk mencoba hal baru dengan aman.

2. 2-3 tahun

Di usia ini, anak Anda akan lebih mandiri. Anda akan melihat anak Anda mendekat dan ingin duduk dekat dengan teman sebayanya untuk bermain dan berinteraksi. Ini saat yang tepat untuk mengajarinya agar tidak egois dan mau berbagi secara bergiliran. Persepsi yang membingungkan bahwa ia mampu mandiri tetapi pada saat yang sama bergantung pada orang tua atau pengasuh dapat membingungkan dirinya sendiri.

3. 3-4 tahun

Usia ini merupakan periode penting dalam perkembangan sosial dan emosional anak karena mereka mulai memahami bahwa tubuh, pikiran, dan emosi yang mereka miliki hanya milik mereka. Balita Anda memahami perbedaan antara merasa senang, gembira, takut, atau marah.

Anak yang menerima berbagai jenis sensasi ini akan membuatnya takut pada hal-hal yang ada dalam imajinasinya, dan pada saat yang sama mulai peduli dengan tindakan orang lain dan mampu menunjukkan kasih sayang kepada orang lain yang diketahui anak. Meningkatkan kepercayaan diri anak pada usia ini dapat membuat mereka memiliki kontrol yang lebih baik atas emosi mereka.

4. 4-5 tahun

Anak usia 4 hingga 5 tahun lebih matang secara sosial dan emosional. Ia juga mulai mengeksplorasi dan belajar mengekspresikan lebih banyak emosi. Cara dia mengungkapkan perasaannya pun lebih bervariasi. Lebih dari sekadar tertawa atau menangis, anak Anda dapat mengungkapkannya melalui percakapan, gerak tubuh, suara, dan permainan.

Dengan memberikan anak Anda berbagai manfaat dan nutrisi, dapat membantu perkembangan sosial-emosional mereka. S-26 Procal Gold adalah susu pertumbuhan yang diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak Anda, terutama antara usia 1 sampai 3 tahun. Jadi selain Peran orang tua dalam perkembangan anak usia dini, pemberian nutrisi juga penting.